Thursday, 21 April 2016

Pemutilasi Wanita Hamil


Korban Mutilasi, Nur Atikah


Pelarian Kusmayadi, tersangka mutilasi perempuan hamil Nur Atika akhirnya berhasil diringkus tim Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Jatanras Ditreskrimun) Polda Metro Jaya di Surabaya pada Rabu, 20 April 2016.
Pelarian Kusmayadi hingga ke Surabaya ternyata butuh modal. Dia berbekal uang hasil menjual telepon genggam milik korbann.
Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum), Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti, usai melakukan pembunuhan itu Kusmayadi menjual ponsel korban Nur Atika.
"Naik bus dia (Kusmayadi), uangnya dari menjual Hanphone milik korban," ujar Krishna di Mapolda Metro Jaya, Kamis, 21 April 2016.
Selama hidup di Surabaya, Kusmayadi menumpang di tempat kenalannya. Sebab, dia tak memiliki sesen pun uang untuk makan. "Belum kerja, luntang-lantung. Ya jual handphone itu dan uangnya habis," ucap dia.
Krishna melanjutkan, Kusmayadi yang kehabisan uang juga menumpang hidup di rumah makan Padang melalui bantuan temannya itu. Di rumah makan Padang itulah pelaku Agus akhirnya ditangkap oleh polisi.
"Dia (Agus) tidak lakukan apa apa apalagi ada perlawanan," kata Krishna.

No comments:

Post a Comment