Laju Leicester City dalam perburuan trofi juara Liga Primer Inggris musim 2015/16 makin sulit terbendung. Skuat asuhan Claudio Ranieri itu kembali memetik tiga poin saat bertandang ke markas Sunderland di Stadium of Light, Minggu (10/4).
Kemenangan Leicester di markas The Black Cats ini tak lepas dari andil penyerang andalan mereka, Jamie Vardy yang memborong dua gol timnya pada menit ke-66 dan 95. Dua gol itu sekaligus mengakhiri puasa gol Vardy dalam enam pertandingan sebelumnya. Vardy terakhir kali mencetak gol ketika The Foxes kalah 1-2 dari Arsenal di Emirates pada 14 Februari, alias hampir dua bulan lalu.
Bagi Vardy, dua gol ke gawang Sunderland itu sekaligus menambah koleksi golnya musim ini menjadi 21 gol. Penyerang 29 tahun itu kini hanya tertinggal satu gol dari top scorer sementara liga Inggris, Harry Kane yang telah mencetak 22 gol.
Kembalinya Vardy menjadi mesin gol ternyata tak lepas dari pengaruh sang manajer, Claudio Ranieri. Di sela-sela pertandingan kemarin, pelatih 64 tahun itu rupanya sempat membisikkan 'mantra' agar Vardy kembali mencetak gol.
"Saya bilang kepada dia saat turun minum, 'saya membutuhkanmu, rekan-rekan satu tim membutuhkanmu juga, butuh kamu mencetak gol'. Kemudian dia benar-benar melakukannya," kata Ranieri seperti dikutip Telegraph. "Jamie tak mencetak gol beberapa waktu, tapi dia hadir lagi dengan assist yang fantastis untuk rekan-rekan satu timnya. Tapi gol selalu harus diselesaikan sebagai gol. Dengan gol-gol itu dia gembira, saya pun demikian," ucap Ranieri.
Whoscored mencatat dua gol Vardy tercipta lewat lima percobaan dan tiga yang mengarah ke gawang. Sepanjang 90 menit di lapangan, Vardy membuat 60,7 persen key passes dan 48 sentuhan bola.
Berkat dua gol itu, Vardy juga mengukir sebuah torehan spesial. Ia kini menjadi pemain Leicester pertama yang mencetak setidaknya 20 gol di satu musim sepakbola level teratas sejak Gary Lineker melakukannya pada musim 1984/85.
Tak heran tepuk tangan meriah kemudian diberikan fan Sunderland kepadanya setelah mencetak dua gol untuk Leicester. Vardy pun mengaku tersanjung dengan perlakuan hangat pendukung tuan rumah terhadap tim dan dirinya itu.
"Datang ke Sunderland dan mendapat tepuk tangan dari fan Sunderland, merupakan sesuatu yang sangat brilian," ungkapnya kepada Sky Sport. "Ini adalah laga yang sangat sulit dan kami sudah mengetahuinya. Tapi kami mampu melaluinya dengan baik."
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "Ranieri Selalu Punya Bisikan Ajaib ke Pemain Leicester"
Post a Comment